Obligasi menawarkan banyak keuntungan bagi investor. Artikel ini membahas daftar keuntungan obligasi sebagai instrumen investasi yang tepat buatmu!
Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan sebagai cara untuk memperoleh pendanaan. Surat utang ini punya jangka menengah hingga panjang sehingga cocok jadi instrumen investasi.
Ketika membeli obligasi, kamu pada dasarnya meminjamkan dana kepada penerbit, dan sebagai imbalannya kamu berhak menerima kupon atau imbal hasil secara berkala, serta pengembalian pokok investasi pada saat jatuh tempo.
Baca juga: 8 Perbedaan Saham dan Obligasi, Ini yang Paling Untung!
Keuntungan Obligasi
Apa saja keuntungan obligasi sebagai instrumen investasi? Berikut beberapa di antaranya!
1. Pendapatan Rutin
Obligasi memberikan kupon yang dibayarkan secara berkala, tergantung ketentuan penerbit. Pola pembayaran ini membuat obligasi dipandang sebagai instrumen yang “memberi gaji” bagi investor.
Pendapatan rutin ini sangat membantu untuk perencanaan arus kas, terutama bagi investor yang ingin membangun penghasilan pasif atau membutuhkan dana berkala untuk kebutuhan tertentu.
2. Risiko Terkendali
Struktur obligasi membuat tingkat risikonya relatif lebih mudah diterapkan dibanding saham. Investor mengetahui sejak awal siapa penerbitnya, berapa kuponnya, dan kapan jatuh temponya.
Selama penerbit mampu memenuhi kewajibannya, risiko gagal bayar dapat ditekan. Inilah alasan obligasi sering dipilih oleh investor.
3. Jatuh Tempo Jelas
Setiap obligasi memiliki tanggal jatuh tempo yang pasti, sehingga investor tahu kapan dana pokok akan kembali.
Kepastian ini memudahkan perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang, misalnya untuk dana pendidikan anak, persiapan membeli rumah, atau target pensiun tertentu.
4. Imbal Hasil Kompetitif
Dibanding tabungan dan deposito, obligasi menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi. Selisih return ini menjadi keunggulan utama obligasi bagi investor yang ingin mengalahkan inflasi tanpa mengambil risiko ekstrem.
Terutama pada obligasi jangka menengah dan panjang, kupon yang ditawarkan bisa memberikan akumulasi keuntungan yang signifikan jika dikelola dengan baik.
Baca juga: 6 Instrumen Dana Pensiun Terbaik, Siapkan dari Sekarang!
5. Diversifikasi Portofolio
Obligasi memiliki peran penting sebagai penyeimbang dalam portofolio investasi. Ketika pasar saham mengalami tekanan atau koreksi tajam, obligasi cenderung lebih stabil dan tidak ikut turun sedalam saham.
Dengan memasukkan obligasi ke dalam portofolio, risiko keseluruhan dapat ditekan, sehingga nilai investasi tidak terlalu bergejolak. Inilah alasan obligasi hampir selalu hadir dalam strategi investasi jangka panjang yang sehat.
6. Bisa Dijual Lagi
Beberapa obligasi bisa diperjualbelikan di pasar sekunder, sehingga investor tidak selalu harus menunggu hingga jatuh tempo. Fleksibilitas ini memberikan ruang jika sewaktu-waktu membutuhkan dana.
Meski harga jualnya dipengaruhi kondisi pasar dan suku bunga, opsi untuk menjual sebelum jatuh tempo tetap menjadi keunggulan dibanding instrumen yang benar-benar terkunci.
7. Pilihan Aman
Salah satu jenis obligasi adalah obligasi pemerintah. Instrumen ini dikenal sebagai salah satu instrumen investasi paling aman karena pembayaran kupon dan pokoknya dijamin oleh negara.
Risiko gagal bayar sangat rendah, sehingga cocok untuk investor konservatif, pemula, atau mereka yang ingin menjaga nilai dana tanpa tekanan besar.
Baca juga: 10 Tips Persiapan Pensiun Sejak Muda agar Hidup Lebih Tenang
Cara Investasi Obligasi
Obligasi pemerintah ditawarkan melalui mitra distribusi seperti bank, perusahaan sekuritas, dan platform investasi digital yang sudah ditunjuk. Penawaran bisa terjadi di pasar perdana saat obligasi pertama kali diterbitkan, lalu bisa diperdagangkan kembali di pasar sekunder.
Sementara, obligasi korporasi umumnya ditawarkan melalui perusahaan sekuritas dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Investor juga bisa membeli obligasi melalui aplikasi investasi yang menyediakan akses ke pasar obligasi.
OCBC merupakan salah satu bank yang menawarkan obligasi, baik pemerintah maupun korporasi. Kamu bisa beli obligasi melalui OCBC mobile.
Sebelum membeli obligasi, pastikan kamu sudah punya Single Investor Identification (SID). Kabar baiknya, kamu juga bisa membuat SID langsung di OCBC mobile, dengan cara sebagai berikut:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih menu Investasi, klik Obligasi. Jika belum punya SID kamu akan diarahkan untuk membuat terlebih dulu
- Isi data diri dan lengkapi dokumen yang diminta
- Lengkapi profil risiko dengan jawab pertanyaan
- Klik Lanjut, dan SID akan diproses selama 3 hari
Setelah SID jadi, kamu bisa langsung membeli obligasi yang sesuai dengan profil risikomu. Berikut caranya:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih menu Investasi, klik SBN Ritel
- Klik Pemesanan Obligasi, pilih jenis obligasi yang kamu inginkan
- Baca informasi produk, klik Pesan Sekarang
- Masukkan nominal pemesanan
- Periksa ringkasan, konfirmasi, dan setujui syarat dan ketentuan
- Pemesanan berhasil, tunggu notifikasi berikutnya.
Aplikasi OCBC mobile tidak hanya memudahkan kamu dalam melakukan transaksi harian seperti transfer atau pembayaran saja, melainkan juga membantu meraih #FunanciallyFit dengan pilihan investasi yang lengkap.
Kamu nggak usah khawatir soal keamanan. Pasalnya, transaksi di OCBC mobile juga sudah dijamin keamanannya.
Setiap transaksi dilindungi Two-Factor Authentication (2FA) dengan penggunaan User ID, Password, serta PIN transaksi yang hanya diketahui oleh kamu sebagai pengguna.
Download OCBC mobile sekarang juga untuk menikmati kemudahan transaksi apapun dalam genggaman!
Baca juga: 7 Karakteristik Obligasi yang Perlu Diketahui Investor