Tidak semua cicilan rumah berat sejak bulan pertama. Artikel ini membahas skema KPR fleksibel yang memungkinkan pengaturan cicilan agar lebih selaras dengan kondisi keuangan awal.
Membeli rumah dengan metode Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang mudah. Pasalnya, kamu bisa membeli rumah impian tanpa harus menyiapkan uang sebesar harganya saat itu juga, melainkan dicicil sesuai tenor yang disepakati.
Akan tetapi, cicilan KPR itu menuntut stabilitas finansial selama masa kredit agar kamu bisa membayar dan menyelesaikan tanggung jawab hingga lunas. Seringkali hal ini yang dikeluhkan, karena cicilan perbulannya dianggap besar.
Baca juga: Syarat KPR Rumah Beserta Langkah-langkah Pengajuannya
Cara Agar Cicilan Rumah Lebih Ringan
Sebenarnya, cicilan KPR itu bisa dibuat lebih ringan sejak awal pengajuan, asalkan strategi yang digunakan tepat dan disiapkan sebelum akad. Banyak orang baru berpikir soal keringanan cicilan setelah KPR berjalan, padahal justru fase pengajuan adalah momen paling menentukan.
1. Perbesar Uang Muka
Uang muka yang lebih besar akan langsung menurunkan jumlah pokok pinjaman KPR. Semakin kecil pinjaman yang diajukan ke bank, semakin ringan cicilan bulanan yang harus dibayar.
Selain itu, total bunga yang dibayarkan selama masa kredit juga menjadi lebih rendah, sehingga beban finansial jangka panjang lebih terkendali.
2. Pilih Tenor Sesuai Arus Kas
Tenor KPR mempengaruhi besar kecilnya cicilan. Tenor yang lebih panjang membuat cicilan bulanan lebih ringan dan memberi ruang bernapas bagi keuangan, terutama di awal masa kredit.
Strategi ini membantu menjaga cash flow tetap sehat, meskipun perlu diimbangi dengan perencanaan agar total bunga tidak membengkak.
3. Manfaatkan Program Bunga Awal
Bank biasanya menawarkan bunga tetap yang rendah di tahun-tahun awal KPR. Program ini bisa dimanfaatkan untuk meringankan cicilan pada fase awal kepemilikan rumah.
Cicilan yang lebih ringan di awal memberi waktu bagi debitur untuk menyesuaikan kondisi keuangan sebelum masuk periode bunga mengambang.
4. Jaga Riwayat Kredit Tetap Sehat
Riwayat kredit yang baik meningkatkan peluang mendapatkan bunga KPR yang lebih kompetitif. Bank akan menilai kedisiplinan pembayaran dari kredit sebelumnya, sehingga skor kredit yang bersih dapat membantu menekan bunga dan cicilan sejak awal pengajuan.
5. Sesuaikan Harga Rumah dengan Kemampuan
Memilih rumah sesuai kemampuan finansial jauh lebih penting dibandingkan memaksimalkan plafon yang ditawarkan bank. Jika harganya realistis, cicilan akan lebih ringan dan tidak membebani keuangan bulanan.
Itulah ulasan mengenai bagaimana cara ampuh membuat cicilan rumah lebih ringan sejak awal pengajuan. Selain kelima cara itu, pemilihan produk KPR yang tepat juga penting.
Pastikan kamu memilih produk KPR yang memberikan keleluasaan terkait tenor dan bunga seperti yang ditawarkan oleh KPR Kendali dari OCBC.
KPR Kendalimemungkinkan kamu bisa mengendalikan besaran bunga dan tenor KPR lewat saldo tabungan. Selain itu, tenor cicilan yang ditawarkan juga panjang, yaitu mencapai 25 tahun.
Pengajuan KPR Kendali bisa dilakukan dengan mudah melalui OCBC mobile, dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia
- Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Usia maksimal:
- Karyawan: 55 tahun pada saat jangka waktu kredit berakhir
- Pengusaha/Profesional: 70 tahun pada saat jangka waktu berakhir
- Memiliki penghasilan tetap
Kamu bisa mengajukan KPR Kendali dengan isi data di link ini sekarang juga!
Baca juga: 7 Perbedaan KPR Subsidi dan Nonsubsidi sebelum beli rumah